My World :D
|
|
sedikit cerita dari author #eaaa
haloooodisini author yang baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung.... tapi boong #plak maaf saya sedikit stres-_- biasa lah, mungkin efek dari belajar pas UTS kemaren u,u ingin bercerita tentang sesuatu, saya sendiri sih kurang mengerti juga tapi OK, kita coba mengertilah *buset kata2 gue sok banget ini sih cerita nyata tentang kehidupan seseorang, sebut saja TARI *ngasal*. Yap, dia baru pertama kalinya merasakan jatuh cinta. Ya, JATUH CINTA. Tau lah jatuh cinta itu apa. Semua orang pasti akan merasakannya. Cepat atau lambat. Ya, seperti author, saya juga sedang jatuh cinta. Dengan cintaku, manisku, kasihku. JOSH FARRO! #mabok tapi dia udah nikah deng -_- Tari, anak pindahan dari Yogya ke Bandung. Dia pindah ke Bandung karena ayahnya harus pindah ke sana. Yang pastiya itu karena urusan pekerjaan. Hari ini, hari pertamanya masuk ke sekolah barunya. "pagi sayang, semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan ya" ucap ibunya sambil menyemangati anak keduanya itu. "semoga" jawab tari datar. Tari sebenarnya berat hati untuk pindah ke Bandung. Dia udah betah di Yogya. Teman-teman yang sangat baik padanya. Tapi sekarang? Dia harus mencari teman baru lagi. **** Tari sudah sampai disekolah barunya. Sekolah yang cukup besar. Dengan cepat dia masuk ke kelas barunya yang pernah diberitahu oleh ayahnya. Kelas itu begitu ricuh. Seperti pasar. Perlahan tapi pasti dia duduk ditempat yang kemungkinan itu kosong. Dia hanya diam. Sepertinya tak ada yang merasakan keberadaannya. Bel masuk kelas berbunyi. Anak-anak yang tadinya ricuh, langsung duduk ketempat masing-masing. Gurupun masuk, dia tersenyum ke arah tari. Tari hanya bisa membalasnya. "baik anak-anak, kita akan kenadatang teman baru. Tari, silahkan perkenalkan dirimu" ucap guru itu. Tari berjalan kedepan kelas. Banyak yang menatapnya. Mereka bingung 'sejak kapan anak itu ada dikelas kita?' "selamat pagi, namaku Tari. Aku pindahan dari yogya. Salam kenal" ucapnya malu-malu. Diapun duduk lagi ditempatnya. **** hari pertama sekolahpun belalu. Tari sudah mendapatkan teman, mmm bisa dibilang sahabat baru. Tak terasa, sudah sebulan tari berada di Bandung. Hari ini saat pelajaran fisika. Dia sudah membuat sahabat-sahabtnya itu kaget. "kamu gk bohong? Jadi kamu suka sama Toni?" tanya Kinan tak percaya. "sstt.. Jangan teriak-teriak. Nanti malah ketahuan lagi" "tapi kamu beneran?" tanya Sarah, sahabatnya. Tari hanya bisa mengangguk. Ya, Toni. Laki-laki yang telah membuat seorang Tari meleleh. Baginya, Toni memiliki senyuman yang bisa membius siapa saja. "berlebihan" komentar Kinan. "tapi aku serius" ucap Tari meyakinkan. "cinta memang buta. Yayaya" tambah Sarah. *** Haripun berlalu begitu cepat. Kini Tari jadi dekat dengan Toni. Mereka sering kerja kelompok bersama. Membuat hati Tari makin cenat cenut kalau sedang berada bersama Toni. Sekarang tanggal 14 Februari. Ya, hari ini adalah hari Valentine! Tari sudah bersiap dengan cokelat yang dia buat bersama sahabat-sahabatnya. "Tari, semangat! Pasti kamu bisa mengatakannya" ucap Kanin menyemangati. "thanks" tibalah waktunya. Istirahat kedua disekolah. Dia mengajak Toni ketaman sekolah. "mmm, Toni. Kamu mau menerima cokelat dariku?" ucap tari benar-benar malu sambil memberikan cokelatnya. "untukku?" "iya" jawabnya lirih. Tari merasa pipinya sangat hangat. Ternyata benar. Pipinya sudah semerah tomat. Tiba-tiba Toni memeluk Tari. Tari sangat kaget. "terima kasih. Ini cokelat yang sangat spesial bagiku. Maaf aku tak bisa memberimu apa-apa" ucapnya lembut. Membuat hati Tari berdegup kencang. 'ya tuhan, mimpi apa aku semalam?' batin Tari tak percaya. "iya, tak apa kok. Yang penting kau menyukainya" Toni melepas pelukannya. Dia menatap Tari lembut. Membuat Tari salting. "Tari, ini mungkin akan menjadi hari terakhir aku di Bandung" ucap Toni tertunduk. DEG! Tari kaget mendengarnya. "a..apa maksudmu?" "besok aku akan pindah. Semoga besok kamu mau mengantarku dibandara" Tari menangis dipelukan Toni. Dia cukup terpukul dengan kenyataan ini. Besoknya, Tari mengantar Toni dibandara. Mereka hanya diam. Tak ada sepatah katapun keluar dari mulut mereka. Dan pada saat keberangkatan Toni di umumkan. Tari langsung memeluk Toni. "selamat tinggal" ucapnya lirih. "iya, aku pasti akan merindukanmu" kata Toni sambil membalas pelukanmu. Tonipun masuk kedalam pesawat. Saat pesawat itu lepas landas. Tari berbisik 'semoga ada laki-laki sepertimu lagi, Toni' -THE END- wkwkwk kok jadi cerita gini? Biarin ah. maaf kurang bagus. Itu semua muncul dipikiranku. Author : Messa ;D Label: cerita saya, Fanfic, gk suka? gk usah baca |
Music
Tagboard
Tagboard goes here, max width is 185px |